Saturday, November 15, 2014

Hanya Insan Biasa

Siang itu saya disapa oleh salah seorang mantan mahasiswa saya di WhatsApp.sebut saja namanya Rangga (samaran).Dulu sewaktu saya ngajar di bekasi,rangga terkadang menyapa saya dengan salam dan senyum.hampir mirip dengan teman sebayanya,salam dan senyum.yah,mereka mahasiswa/i yang santun dan ramah.

tetapi kali ini berbeda,cara menyapa rangga berbeda dari biasanya.ia memberi salam,menanyakan kabar dan lain-lain. hingga akhirnya,terciptalah sebuah percakapan yang membuat saya sedikit kaget. karena,sudut pandang dan perkataan yang dikatakan rangga, juga saya temukan pada temen-temen lelaki  sepantaran saya.

Sepenggal percakapan

Rangga :   
Jujur aja ya..kadang minder hati ini kalo ingin dekat bu novi.

Novi :
Knpa atuh banyak yang suka minder  kalo sm sy ? Emang ada apa ya ? sy suka bingung sendiri. kemarin jg.temen sy yg cowok mau ngobrol sm sy aj dy bilangnya   minder.saya ga paham knp mereka seperti itu.padahal sy pribadi biasa2 aja.

Rangga :
Bu novi gak nyadar...Banyak kali anak-anak angkatan mei itu yang kagum sama  kepribadian bu novi...serius. Orang seperti Bu novi itu kalo ibarat product mobil mah..Limited edition  bu..jarang..

Novi : 
Oh gitu..saya malah baru tau.saya mah biasa aja ga.Mereka terlalu  berlebihan.Saya pernah  membaca sebuah tulisan dari salah seorang  motivator terkenal di Indonesia,namanya bpk. Jammil Azzaini.beliau mengatakan "Sisakanlah relung hati kita untuk kecewa,bila suatu saat orang yang kita kagumi tidak sesuai  harapan".
                  
Pandanglah sy seperti temen-temen lainnya.yang ada kelebihan dan   kekurangan ga.sy  manusia biasa seperti rangga. iya yah...Rangga ga boleh  seperti itu lagi ya ga.karena sy sama kayak rangga.sama-sama manusia biasa  yang sedang berusaha menjadi lebih baik lagi.

Rangga  :  
Iya seengganya bu novi kan banyak kelebihan..bukan kata saya ya bu kata  temen2 kampus juga.Secara masih muda.Udah sarjana,dapat beasiswa lagi  nerusin S2.Cantik...Akhlaqnya kelihatan bagus lagi.Banyak yang suka..style dan penampilan  bu novi,,yang penuh kesederhanaan..enak dipandang.

Novi     :  
Alhamdulillah, aamiin.tapi Hadeuhh,,temen2 rangga mah berlebihan itu  mah.semua juga  karena Allah kan ga.masih  banyak yg lebih baik daripada sy ga.rangga baik,sholehah,tampan,rajin,memiliki semangat kerja dan  belajar yang kuat.saya suka orang-orang seperti itu.

Rangga : 
Aduuhh ko malah bu novi muji saya..gak aq bukan orang baik-baik bu.

Novi     :  
Ketika sy mengatakan sedemikian ttg rangga,hakikatnya disitulah sy sedang mendoakan rangga.Apabila sekarang belum sedemikian,InsyaAllah suatu saat akan sedemikian. kita tidak tahu doa dari siapa yang akan diijabah oleh  Allah.dan  tidak ada seorangpun yang tahu.Oleh sebab itu sudah seharusnya  setiap kalimat yang  keluar dari mulut ini adalah kalimat yang isinya mendoakan orang lain dan mengajak orang lain pada kebaikan.

Rangga :   
Owh iya bu novi udah makan siang blum ? iya makasih banyak atas doanya ya bu nov. Tetap semangkaaa...

Novi  :     
Semangka....semangka..


Hidup adalah pilihan.memilih menjadi orang baik  atau buruk merupakan sebuah pilihan.ketika kita menjadi baik maka bersyukurlah.karena semua itu tidak terlepas dari doa saudara-saudara,teman-teman dan orang tua kita.

Dan ingatlah, "kita dipandang baik kadangkala bukan karena kita benar-benar baik,tapi karena Allah  yang menutup aib yang ada pada diri kita.Barangkali kalau aib kita dibuka dan diperlihatkan tidak ada satu kebaikan apapun yang terdapat pada diri kita ".

# Tafakkur Diri 

0 comments:

Post a Comment