“Dalam mempersiapkan segala sesuatu, misalnya menikah, janganlah ditunggu hingga siap 100%. Selain karena tidak ada yang mungkin bisa tahu sejauh mana dan kapan yang disebut sebagai ‘siap 100%’ itu, kita pun hendaknya memang sengaja membuat celah untuk memelihara diri agar dapat selalu terbuka terhadap pembelajaran-pembelajaran baru. Celah itu yang nantinya akan membuat kita merasa butuh terus kepada Allah.”
Tuesday, July 22, 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)







0 comments:
Post a Comment