Wednesday, August 27, 2014

Doa

Tuhanku...
Aku berdoa untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku, seseorang yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu, seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau, seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk-Mu.

Wajah yang tampan dan daya tarik fisik tidaklah penting bagiku, yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau dan berusaha menjadikan sifat-sifat-Mu ada pada dirinya, dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.

Seseorang yang memiliki hati yang bijak dan tidak hanya otak yang cerdas, seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku, seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasehatiku ketika aku berbuat salah.

Seseorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tapi karena hatiku, seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi, seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika aku di sisinya.

Tuhanku...

Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna, sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mata-Mu, seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya, seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya, seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya, seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.

Tuhanku...

Aku juga meminta, buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga, berikan aku hati yang sungguh mencintai-Mu sehingga aku dapat mencintainya dengan sekedar cintaku.

Berikanlah sifat yang lembut sehingga kecantikanku datang dari-Mu, berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya, berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dari dalam dirinya, berikanlah aku mulut yang penuh dengan kata-kata bijaksana, mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagi.

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan: “Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna.”

Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat, dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan.
Amin....

Tuesday, August 26, 2014

Tak Apa

Tak apa,apabila saya harus kehilangan apa-apa yang saya cintai di dunia ini.
Tak apa,apabila saya harus jauh dari keluarga demi menuntut ilmu-Nya.
Tak apa,apabila,saya harus kehilangan pekerjaan saya demi terhindar dari fitnah dunia.
Tak apa,apabila saya harus hijrah dari kota kelahiran saya,demi menyelamatkan aqidah saya.
Tak apa,apabila saya harus kehilangan seseorang yang saya sayang dimasa lalu demi kokohnya iman saya.
Tak apa dan tak mengapa apabila dunia beserta isinya meninggalkan saya.

Tak Apa ya Allah,Tak apa.saya ridho akan setiap ketetapan-Mu.
saya kuat bersama-Mu,saya hidup karena-Mu,saya sangat mencintai-Mu,saya merindukan pertemuan dengan-Mu.Engkau adalah segala-galanya bagi saya.saya bahagia memilih-Mu.

NB : "Apabila Allah ada dan hidup dihatimu,kau seolah-olah memiliki segalanya.Rabbku adalah segala-galanya :)

Semoga kita senantiasa dianugerahi nikmat iman dalam islam.aamiin

Created By Novi

Bercermin dari Zinnirah

Kisah ini merupakan kisah yang sangat menginspirasi saya.kisah ini datang dari seorang gadis yang sederhana namun memiliki kualitas ruhiyah dan kemurnian tauhid yang luar biasa.dia adalah zinnirah.salah satu syuhada yang menjadi teladan dalam hidup saya.zinnirah yang tak dikenal oleh penduduk bumi,tapi ia terkenal di penduduk langit.subhanallah !!! keistiqomahan zinnirah dalam memperjuangkan aqidah dan keislamannya merupakan bukti kemurnian tauhid.Penderitaan,ujian demi ujian yang menimpa zinnirah tak membuat ia lalai.kecintaan yang begitu lebih kepada Rabb-Nya membuat ia semakin dicintai oleh Allah dan penduduk langit.

Yah,dialah zinnirah,dialah salah satu inspirator saya.

Duhai Hatiku,Duhai Aqidahku,Duhai Keimananku bersemangatlah ! jangan jual diri kamu dengan harga yang murah dihadapan Allah,jualah dengan harga yang paling mahal.seperti halnya zinnirah.
wahai Allah "Ini untukmu Ya Allah. Aku mengharungi kesengsaraan ini untuk mendapat kesenangan di akhirat kelak" 

Berikut ini adalah kisah zinnirah :) sila dibaca sahabat :)

Zinnirah menerima hidayah Allah pada peringkat awal dakwah Rasulullah S.A.W iaitu semasa baginda S.A.W berdakwah secara sembunyi-sembunyi di kalangan rakan karib baginda. Dalam sejarah Islam, golongan yang pertama memeluk Islam inilah yang banyak menerima ujian daripada Allah

Zinnirah adalah seorang gadis yang berasal dari Roma. Kehidupan keluarganya sangat miskin dan dalam keadaan serba kekurangan. Ketika berlaku satu peperangan besar di Roma, Zinnirah terpisah daripada keluarganya lalu menjadi tawanan perang. Sejak itu dia dijual sebagai hamba dan sering bertukar tangan. Sepanjang menjadi hamba abdi, Zinnirah dilayani dengan kasar dan adakalanya diperlakukan seperti binatang oleh tuannya.

Suatu hari Zinnirah berkenalan dengan seorang hamba yang senasib dengannya. Perkenalan itu akhirnya membawa Nur Islam dalam diri Zinnirah kerana hamba itu menerangkan ajaran yang disampaikan oleh Rasulullah. Penerangan yang tulus itu membuka hati Zinnirah untuk memeluk Islam. Namun, dia terpaksa melakukan ibadat secara rahsia kerana tuannya memusuhi Islam.

Nasibnya lebih malang apabila dia bertukar tangan kepada bangsawan Quraisy yang sangat berpengaruh masa itu, Umar Al-Khattab. Ketika itu, Umar belum memeluk Islam dan juga tidak mengetahui keIslaman Zinnirah. Umar yang sangat memusuhi Rasulullah terkenal dengan bengis dan kasarnya sehingga digeruni, baik lawan maupun kawan. Akhirnya, Umar mengetahui mengenai keIslaman Zinnirah apabila suatu hari dia mendengar gadis itu membaca al-Quran. Ini menimbulkan kemarahan Umar yang mahu menghukumnya dengan siksaan berat.

"Tahukah kamu apa hukuman yang layak untukmu?" Tanya Umar keras dengan wajah bak singa sambil mengheret Zinnirah ke tengah padang pasir. Di situ, Umar mengikat kaki dan tangan Zinnirah dan menjemurnya di tengah panas terik. "Inilah caranya supaya kamu insaf," katanya lalu meninggalkan Zinnirah di situ. Walaupun mukanya perit dipanah matahari dan kehausan, Zinnirah tabah menghadapi penderitaan itu sambil mulutnya tidak berhenti membisikkan Allah.. Allah...

Apabila melihat hamba abdinya belum insaf, Umar menyeretnya ke pinggir kota dan mengikatnya di tiang. Dia menyuruh orang mengorek mata Zinnirah sehingga buta (ada juga sumber menceritakan dicucuk dengan besi panas). "Ini untukmu Ya Allah. Aku mengharungi kesengsaraan ini untuk mendapat kesenangan di akhirat kelak. Perjuangan ini sememangnya berat, selalu menderita dan sengsara kerana aku sedar untuk mendapat syurga aku terpaksa menagih ujian berat, sedangkan neraka itu dipagari oleh pelbagai kesenangan." Inilah rintihan hati Zinnirah kepada Allah S.W.T ketika bermunajat kepada Allah di setiap malam sebagai penawar jiwa di atas segala kesusahan yang dia hadapi. Pengorbanan Zinnirah mendapat cercaan kaum musyrikin Mekah. Pelbagai cacian dilemparkan kepadanya. Mereka mengatakan Zinnirah buta kerana dilaknat oleh tuhan Latta dan Uzza. Mereka mencabarnya kerana Zinnirah mempertahankan diri dengan mengatakan dirinya buta bukan kerana tuhan mereka, sebaliknya ia adalah perbuatan Umar dan Allah mengizinkan ianya berlaku.

Penderitaannya itu akhirnya sampai ke pengetahuan Abu Bakar as-Siddiq yang membeli Zinnirah dengan harga tinggi. Sejak itu, dia tekun beribadat dan dengan kurnia Allah, kedua-dua matanya yang buta itu bercahaya semula. Peristiwa yang mengagumkan ini menyebabkan ramai orang Quraisy memeluk Islam.

Surat Cinta Untuk Calon Suamiku

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Dear Calon Suamiku..
Apa kabar imanmu hari ini?
Sudahkan harimu ini diawali dengan syukur?
Karena dapat menatap kembali fananya hidup ini..
Sudahkah air wudhu menyegarkan kembali ingatanmu
Atas amanah yang saat ini tengah kau genggam?


Duhai Calon Suamiku..
Tahukan engkau betapa Allah sangat mencintaiku dengan dahsyatnya?
Disini aku ditempa untuk menjadi dewasa,
Agar aku lebih bijak menyikapi sebuah kehidupan dan siap mendampingimu kelak..
Meskipun kadang keluh dan putus asa menyergapi,
Namun kini kurasakan diri ini lebih baik..

Kadang aku bertanya-tanya,
kenapa Allah selalu mengujiku tepat dihatiku..
Bagian terapuh diriku..
Namun kini aku tahu jawabannya..

Allah tahu dimana tempat yang paling tepat
Agar aku senantiasa kembali mengingat-Nya.
Ujian demi ujian Insya Allah membuatku menjadi lebih tangguh,
Sehingga saat kelak kita bertemu,
Kau bangga telah memiliki aku di hatimu..


Calon Suamiku..
Entah..
Dimana dirimu sekarang..
Tapi aku yakin Allan pun mencintaimu sebagaimana Dia mencintaiku..
aku yakin Dia kini tengah melatihmu menjadi mujahid yang tangguh..
Hingga akupun bangga memilikimu kelak..

Apa yang kuharap darimu adalah kesalihan..
Semoga sama halnya dengan dirimu..
Karena apabila kecantikan yang kau harapkan dariku..
Hanya kesia-siaan yang akan kau dapati..

Aku masih haus akan ilmu..
Namun berbekal ilmu yang ada saat ini..
Aku berharap dapat menjadi isteri yang mendapat keridhaan Allah dan dirimu..

Duhai calon suamiku..
Saat aku masih menjadi asuhan ayah dan ibuku..
Tak lain doaku agar menjadi anak yang sholehah..
Agar kelak dapat menjadi tabungan keduanya di akhirat..

Namun nanti..
Setelah menjadi isterimu..
aku berharap menjadi pendamping yang solehah..
Agar kelak di syurga cukup aku yang menjadi bidadarimu..
Mendampingin dirimu yang sholeh..


Aku ini pencemburu berat..
Tapi kalau Allah dan Rasulullah lebih kau cintai daripada aku..
Aku rela..
Aku harap begitu pula dirimu..

Aku yakin kaulah yang kubutuhkan..
Meski nanti kau bukanlah orang yang kuharapkan..

Calon Suamiku yang di Rahmati Allah..
Apabila hanya sebuah gubuk menjadi perahu pernikahan kita..
Takkan kunamai dengan gubuk derita..
Karena itulah markas dakwah kita..
Dan akan menjadi indah ketika kita hiasi dengan cinta dan Kasih..

Ketika kelak telah lahir generasi peners dakwah islam dari pernikahan kita..
Bantu aku untuk bersama mendidiknya dengan harta yang halal..
Dengan ilmu yang bermanfaat..
Terutama dengan menanamkan pada diri mereka keta'atan kepada Allah Taala..

Bunga akan indah pada waktunya..
Yaitu ketika bermekaran menghiasi taman..
Maka kini tengah kupersiapkan diri ini sebaik-baiknya..
Bersiap menyambut kehadiranmu dalam kehidupanku..

Kini aku sedang belajar menjadi yang terbaik..
Meski bukan umat yang terbaik..
Tetapi setidaknya menjadi yang terbaik di sisimu kelak..

Calon Suamiku..
Inilah sekilas harapan yang kuukirkan dalam rangkaian kata..
Seperti kata orang..
Tidak semua yang dirasakan dapat diungkapkan dengan kata-kata..

Itulah yang kini kuhadapi..
Kelak saat kita tengah bersama..
Maka dsitulah kau akan memahami diriku yang akan belajar memahamimu..

Bersabarlah Calon Suamiku..
Doaku selalu..
Agar Allah memudahkan jalanmu tuk menjemputku sebagai bidadarimu..

Semoga Allah selalu Menjagamu..
Agar tak tersentuh yang bukan mahrammu..
Meski hanya Seujung kuku..
Agar bisa mempersembahkan dirimu seutuhnya untukku..
Seperti halnya aku..
Yang ingin mempersembahkan diriku seutuhnya..
Hanya untukmu..

Salam Cintaku untukmu..
Wassalamualaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

Monday, August 25, 2014

Membangun Cinta

CIRI-CIRI ORANG SEDANG JATUH CINTA:
1. Di hatinya hanya ada dia
2. Yang dipikirkannya bagaimana dapetin dia
3. Diimajinasinya, kebersamaan dengan dia
4. Rela berkorban demi mendapatkan cintanya
5. Ketakutannya, jauh dengan dia
6. Kesenangannya, berdekatan dengan dia
7. Dunia serasa milik berdua, tak satupun dapat memisahkannya

CIRI-CIRI ORANG SEDANG BANGUN CINTA
1. Di hatinya ada cinta karena Allah
2. Yang dipikirkannya, bagaimana bersamanya mentaati Allah
3. Diimajinasinya, menapaki surga bersamanya
4. Rela berkorban untuknya hanya karena Allah
5. Ketakutannya, cinta padanya melebihi cinta pada Allah
6. Kebahagiannya, membangun keluarga sakinah bersamanya
7. Bersatu karena Allah, berpisah juga karena Allah

(Dikutip dari FP:  Setia Furqon Kholid)

Berulang kali saya membaca tulisan diatas,berulang kali pula saya mengucap syukur akan hati yang telah Allah anugerahkan kepada saya.hati yang tak mudah mencintai bahkan tidak pernah jatuh cinta pada pandangan pertama :D.terdengar klise,tapi realita.saya yang normal tapi tak pernah merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama.entah kenapa saya berbeda dengan teman-teman sebaya saya,mereka mudah menggonta ganti pasangan,menyukai seseorang dan mengekspresikan rasa sayang,cinta mereka di media social.

Saya sangat bersyukur dianugerahi hati yang berbeda diantara teman-teman sebaya saya.Maha Rahman-Nya,sehingga DIA menciptkan hati yang begitu selektif untuk menyukai dan sukar untuk jatuh cinta.saya bangga menganut prinsip yang berbeda.Prinsip saya,saya tidak akan jatuh cinta,tapi membangun cinta.Semoga suatu saat saya bisa membangun cinta karena Allah. Mencintainya karena Allah, dan bersumpah  setia karena Allah. hingga cintapun membumbung tinggi hingga menapaki surga. Aamiin

"Ya Rabb,sebagaimana telah Engkau baguskan rupaku,maka baguskanlah akhlak dan agamaku.Masukanlah aku ke dalam islam secara kaffah,dan keluarkanlah aku dari kejahiliyahan secara kaffah.Sesungguhnya Shalatku, Ibadahku, Hidupku dan Matiku hanya untuk Engkau semata”


(Foto ini diambil oleh adik saya,ketika hendak ke jakarta)

Aku Yakin

Aku yakin jodohku tak kan tertukar,
maka kufokuskan energi untuk menaikkan kualitas diri.

Aku yakin rizkiku tak kan diambil orang,
maka kukerahkan energi untuk bersyukur dan lebih gigih menjemput rizki.

Aku yakin amalku tak kan dikerjakan orang.
Maka kupompa semangat untuk meningkatkan ibadah dan amal soleh.

Aku yakin pertolongan hanya dari Allah.
Maka kuhentikan keinginan untuk berharap pada selainNya

Dikutip dari " Setia Furqon Kholid "

Sunday, August 24, 2014

Menjaga Cinta Allah

Cinta itu fitrah yang pasti dirasakan oleh setiap manusia. Namun kita perlu tetap waspada agar cinta yang semestinya menjadi anugerah Allah jangan sampai terkotori dengan hal hal yang tidak diridhoi oleh Allah.

Ungkapan Love is blind, bukanlah ungkapan yang tak bermakna. Dalam keseharian sangat mudah bagi kita menemukan pemuda dan pemudi yang sedang mengalami cinta kehilangan orientasi berpikir mereka secara logis, semua diakibatkan karena perasaan yang tidak menentu sedang berputar-putar dalam hati mereka. Cemas dan gelisah adalah perasaan sering kali mengganggu kehidupan remaja yang sedang dimabuk asmara. Hal ini mengakibatkan gangguan secara psikologis remaja kita hari ini. Pemuda-pemudi yang sedang diombang-ambing perasaannya oleh cinta cenderung sulit memahami perasaan yang sedang mereka alami. Sehingga cinta justru menjadi masalah tersendiri dalam kehidupan remaja kita hari ini.

Cinta memiliki bisa memiliki banyak sekali penafsiran, sangat tergantung pada siapa yang merasakan, menghayati dan mengalaminya. Bila kita memandang cinta dari sudut pandang biologis, layaknya cinta yang dialami oleh pemuda-pemudi dan orang dewasa kepada pasangan mereka, lebih mengarah kepada pemenuhan impuls libido. Sedangkan cinta bagi seorang anak kepada orang tuanya, akan memiliki makna yang jauh berbeda pula. Cinta anak kepada orang tua tentu lebih mengarah kepada perasaan kasih dan sayang yang tiada terhingga.

Sementara itu, cinta Allah kepada mahluk-Nya adalah cinta yang dipenuhi dengan cahaya ilahiyah, yang bisa dilihat dengan mata hati, bisa dirasakan dengan qolbu, dan diresapi dengan kesadaran ruhaniyah yang mendalam.  Begitu pula sebaliknya cinta kepada Allah adalah sebuah perasaan dari seorang hamba kepada Rabb sebagai wujud kesempurnaan keimanan dan penghambaan kepada Allah.

”Barang siapa mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah, dan mencegah karena Allah, maka ia sudah menyempurnakan iman.” (Dishahihkan oleh al-Albani).

Dalam menjalani kehidupan ini, yang perlu senantiasa menjadi perenungan kita adalah, sudahkah kita mencintai karena Allah? Untuk senantiasa menjernihkan cinta ternyata butuh latihan. Karena faktanya sering kita merasa telah mencintai karena Allah, namun keyataannya kehidupan dan cinta kita hambar, kering dan jauh dari cahaya ruhani dan sentuhan ilahiyah.

Maka baik juga  jika cepat mengenali perubahan suasana di hati kita, dan dengan sigap menghadirkan kesadaran untuk menimbang-nimbang apakah saat ini cinta kita masih berada dalam ridha Allah, sehingga kita senantiasa awas dan waspada kalau saja cinta di dada kita mulai bergeser dan berubah makna, hingga lalai dari mencintai karena Allah.

Agar cinta senantiasa terjaga dalam ridha Allah, kita perlu melatih kepekaan hati kita dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan dalam hati kita, misal :

1.) Apakah cinta kita masih memiliki kemampuan untuk menggerakkan sikap negatif  menjadi positif dalam menghadapi persoalan hidup bersama pasangan kita?
2.) Apakah cinta kita kepada pasangan kita masih cukup mampu memotivasi peningkatan kualitas ibadah dan penghambaan kita kepada Allah?
3.) Apakah cinta kita masih mampu menjaga kita agar senantiasa setia berbuat yang terbaik dalam amar ma’ruf nahi munkar?

Semoga dengan membiasakan mengajukan pertanyaan kepada hati kita tentang kemana arah cinta kita hari ini, apakah masih dalam mengharapkan ridha Allah atau sudah mulai bergeser, bisa menjadikan keimanaan dan kecintaan kita kepada Allah semakin kokoh.

Allah-lah yang meniupkan cinta dalam hati kita, maka Allah lah yang paling pantas kita cintai dengan perasaan cinta terbaik kita. Maka cintailah yang di cintai-Nya, dan bencilah pada semua yang di benci-Nya. Agar cinta dihati kita tetap bersemi indah.