Saturday, September 6, 2014

Saya dan Kebermanfaatan

Saya merasa hidup ketika saya sadar bahwa ada amanah besar di dalam pundak ini, bahwa kebermanfaatan diri bagi sekitar adalah hal yang harus diprioritaskan dimanapun saya berada. karena itu saya hidup. Hidup untuk bermanfaat bagi sekitar, sekecil apapun itu.

Semangat untuk novi ! 

Akselarasi Diri

Akselarasi diri di tahun 2014
Semangat di tahun 2014 ini agak sedikit berbeda jika dibandingkan dengan tahun 2012-2013. Semangat baru! Ada rasa haus akan ilmu dan pengalaman yang ada dalam benak pikiran dan selalu membuat saya bersemangat untuk terus mengakselarasi diri.

ngerasa bersyukur melakukan pemetaan bakat di akhir tahun 2012-2013 kemarin. Setidaknya di awal tahun 2014 ini saya makin mantep sama pilihan hidup. Selama ini masih suka bingung dengan passion diri sendiri, sekarang sudah mulai terarah. Meski ada rasa malu, mengapa baru memulai saat ini tapi saya yakin ga ada kata terlambat.

Kesuksesan di masa depan adalah buah hasil kerja keras hari ini dan hari-hari berikutnya. Misalnya puncak kesuksesan kita berada di anak tangga ke 10, dan saat ini saya masih ada di anak tangga ke 2, kita perlu  yakin jika suatu hari nanti kita  benar-benar ada di anak tangga ke-10 itu. Dan bagaimana agar kita cepat sampai menuju anak tangga ke 10 yakni dengan proses. Salah satu proses terbaik adalah saat kita mengakselarasi diri. Akselarasi diri akan semakin memicu kita untuk selalu belajar, berusaha, dan sedikit demi sedikit menjadi pribadi yang memiliki value artinya nilai diri yang berkaitan dengan skill dan kualitas diri terus yang terus meningkat. Dengan modal inilah  anak-anak tangga ke 3,4,5,6,7,8,9,10 akan relatif lebih mudah dan lebih cepat dilewati. Dan saat kita sadar bahwa puncak kesuksesan ada di genggaman. 


*Kesuksesan itu relatif tergantung dari tujuan hidup masing-masing individu dan bagaimana individu memaknai hidupnya.

Cinta Terbaik


semoga kamu dan aku adalah cinta terbaik itu.

wallahu a'lam bishowab

Friday, September 5, 2014

Transformasi

Transformasi

Melihat gambar di atas, aku jadi inget tentang masa laluku. Saat remaja aku memulai kehidupanku berada pada tingkatan no.2, tidak esktrem seperti no.1 sih.

Saksinya, adalah album-album foto masa laluku. hehe. lucu, sekaligus haru melihat transformasi yang terjadi pada diri sendiri. Kadang liat-liat album masa lalu, membuat diri jadi bersyukur, setidaknya saat ini lebih baik dari waktu itu.

suka geli sendiri, liat pakaian jilbab ala lepet jaman dulu, karena dipikir-pikir aku bukan berhijab tapi hanya membungkus kulit dengan kain saja.

tapi alhamdulillah, akhirnya hidayah Allah sampai juga. Aku mulai berhijrah di semester 6 saat kuliah. Padahal awalnya aku suka ngomong :

aku ga mau ah pake jilbab lebar-lebar gitu, terus pake kaos kaki gitu, kaya yang ribet ya

Tapi akhirnya aku kualat juga, untung kualat nya sama hal yang baik ya.

aku masih ingat, sore itu  saat akan shalat di salman. masih dengan jilbab gaul dan celana jeansnya. mendadak aku merasa malu bertemu teteh-teteh berjilbab rapi yang sama-sama lagi berwudhu di salman.

Geernya, mungkin saat itu hidayah sedang ditebar kepada ku. Lalu aku meresponnya. Keesokan harinya aku berazam untuk berpakaian setidaknya lebih rapih dan lebih longgar dari hari itu. masih tetep pake celana, tapi setidaknya baju lebih panjang dan jilbab yang sedikit mengulur.

Tak lama dari itu, keyakinan ku semakin bertambah akan tuntutan berhijab rapi. kurang dari sebulan dari kejadian itu. aku berubah menjadi perempuan berkerubung. hehe. tentu, teman-temanku pada kaget dengan perubahanku. apalagi dulu sempet disebut sebut sebagai anak “gaul” karena aku masuk geng gaul di angakatan. gak jarang juga yang bilang “bagus yang dulu dhy" atau alih-alih mereka jadi serem takut aku kena "serangan teroris" haha.

tapi ya disitulah, proses hijrah ku dimulai. mulai belajar banyak hal, dan semuanya berlanjut hingga hari ini.

Dulu, aku berpikir. wanita muslimah itu pendiem, kalem, dan anggun. tapi aku lebih suka jadi diriku sendiri. Jadi, saranku jangan takut untuk bertransformasi, ga ada yang perlu dirubah dari dirimu, hanya mungkin keimanan kepada Allah akan berubah, berubah tambah yakin. hehe

Transformasi adalah suatu proses yang bisa jadi panjang atau pendek. Setiap orang pasti punya ceritanya masing-masing. Berusahalah, meski sedikit demi sedikit. karena amal kebaikan kita menuju perubahan diri yang lebih baik akan menjadi catatan para malaikat. Hingga akhirnya, akan tiba masa, kita melihat diri kita telah bertransformasi menjadi pribadi yang baik di mata Allah dan makhlukNya. 

Kapan Nikah ?


Nah,INI BANGET!

Pilihlah dengan siapa kita akan berbagi momen-momen itu :)

Perempuan Spiritual

Jika warna spiritual yang dominan, kesejukan akan terpancar dari raut wajahnya, tutur katanya adalah hikmah lautan ilmu, dan kehadirannnya membuat orang ingat akan segala amal baik dan ingin melakukannya. Tidak menjadi soal lagi apakah ia berkain halus atau berkain kasar. Memakai perhiasan mahal atau tak mengenakan perhiasan apapun. Melihatnya, cukup untuk menyamankan hati siapapun.

Perempuan spiritual adalah perempuan yang senantiasa mendekat  kepada Allah dengan menyempurnakan kewajiban. Meraih cinta Allah dengan amal sunnah yang banyak.

Janji Allah

Jika Allah mencintai kita, Allah jadikan seluruh makhluk condong hatinya untuk mencintai kita.

Semoga kita bisa seperti ini . :)

Wednesday, September 3, 2014

Ishbiir Yaa Nafsii

Sebab kesabaran dan kelapangan hati tidak membuat kamu menjadi rendah dan hina.melainkan,meninggikan derajat kamu dihadapan Rabb-Mu. Ishbiir yaa nafsii,ishbiir yaa nafsii :'(